Perang Microsoft n Open Source
Hum… Perang dimulai lagi nih…
” With the tedious inevitability of an unloved season, Microsoft is threatening
open source with the law. Linux is in violation of 235 of its patents,
says the company. It won’t say which. It won’t say how. It won’t say
what it plans to do. It just wants us to know how it feels.”
itulah penggalan ulasan dari sini.
Saya yakin sebelumnya ada yg udah tau apa yg dibicarakan ini, dan tidak mungkin anda bakalan kaget untuk yg ke sekian kalinya, karena ini kasus gertakan Microsoft yg kesekian kalinya, dipublish oleh penulisnya tgl 14 mei kemaren.
Menurut opini yang saya baca pihak Ms menuntut atas pelanggaran yg dilakukan OpenSource, katanya Linux udah melanggar 235 patent yang mereka miliki, kata Ms ini.
< - kasian ya linuxnya di penjara - >
Wah makin sengit aja nih pertempurannya, tapi bagi yang udah pernah dengar kasus sebelumnya yang menimpa pemerintahan yg di ‘takut-takuti’ Ms, tak akan asing lagi kan tentunya. Hal ini memang tak-tik yg dilakukan pihak bersangkutan untuk tujuan yang tidak kita ketahui, pasalnya pihak Ms ini tidak jelas apa bentuk kesalahan pihak OpenSource, seperti apa kesalahan OS, paten mana yg dilanggar, gk jelas beritanya.
Kita lihat saja apa kelanjutannya nanti …
Bagi yang belum puas beritanya lihat aja di sini.
ADVERTISEMENT
Seseorang sedang mencoba mencetak sejarah, setelah Milton Glaser menciptakan logo I heart NY pada 1976, giliran pelaku kreatif dari Indonesia yang melakukannya.
Adalah Eko Punto Pambudi dia menciptakan icon seperti yang ada d samping ini, ikon yang dia ciptakan untuk Jakarta mengikuti jejak I heart NY cukup simpel dan mudah dipahami. Penggunaan "GW", bukan "Gue" atau "Saya" mencerminkan dinamika kota yang dinamis dan compact. Heart dibuat terbalik agar—bersama hurup "T"—membentuk ikon Jakarta, yaitu tugu Monas.
Seperti halnya logo I heart NY, icon ini bisa kita dapetin dalam bentuk kaos salah satunya, yang bisa dipesan pada situs resminya di sini.










