Give Him a support
Gak semua orang bisa memecahkan masalahnya sendiri, kadang perlu rangsangan atau inspirasi yang dateng dari luar sana. Pastinya temen2 deket yg bisa ngsih itu semua. Karena kalo dia cari2 sendiri jawaban n pemecahannya, itu malah bikin dia pusing sendiri n kalo gk kuat iman alih-alih bunuh diri… Kasian kan ;( ![]()
Some people say : “Friends are your secondary family” tapi gk sedikit juga yang jadiin sahabat / teman sebagai orang pertama yang harus dikabarin tentang apapun masalah kita.
Itu kedengarannya emang biasa aja, tp hal ini yang menjadi dilema di keseharian kita, karena setiap manusia tidak pernah luput dari masalah… mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi… Sekarang bagaimana kita menyikapinya.
ADVERTISEMENT
Seseorang sedang mencoba mencetak sejarah, setelah Milton Glaser menciptakan logo I heart NY pada 1976, giliran pelaku kreatif dari Indonesia yang melakukannya.
Adalah Eko Punto Pambudi dia menciptakan icon seperti yang ada d samping ini, ikon yang dia ciptakan untuk Jakarta mengikuti jejak I heart NY cukup simpel dan mudah dipahami. Penggunaan "GW", bukan "Gue" atau "Saya" mencerminkan dinamika kota yang dinamis dan compact. Heart dibuat terbalik agar—bersama hurup "T"—membentuk ikon Jakarta, yaitu tugu Monas.
Seperti halnya logo I heart NY, icon ini bisa kita dapetin dalam bentuk kaos salah satunya, yang bisa dipesan pada situs resminya di sini.











September 27th, 2007 at 10:40 am
kirain teh bapak ihwan lagi ngereview buku “La Tahzan” ternyata e ternyata… sedang berjiwa sedikit mellow nih^^ ngebahas tentang prensip. yup memang, teman adalah segalanya. lebih berarti dari status apa pun. definisi dari teman itu sendiri kan, seseorang yang ada di samping kita; menemani kita di kala sendiri. halah, itu definisi saya sendiri….
pak, pak, mohon partisipasinya ya untuk memajukan perpileman indonesia di dunontondiri.wordpress.com….
hatur nuhun^^