Nasib Guru Honorer
Sebut saja Ibu Kinan yang mengajar sebagai seorang guru honorer di SD Padjadjaran. Sudah sekitar 20 tahun beliau mengabdi mentransfer ilmu yang dimiliki demi pengetahuan dan perkembangan anak didiknya sebagai dedikasinya untuk masa depan bangsa.
Namun yang terjadi tidak seperti yang kita bayangkan, siapa sangka dengan masa kerja yang sekian lama yakni sektar 20 tahun-an, beliau waktu itu mendapat honor hanya sebesar 30 ribu rupiah saja. Sungguh meringis memang, padahal diakui atau tidak orang-orang yang duduk dipemerintahan yang menjabat saat ini atau sebelumnya sudah barang tentu melalui sentuhan seorang guru terlebih dahulu yang mendukung sejarah masa lalunya, meskipun konotasinya bisa diartikan umum. Dan pada tahun 2007 ini untuk bulan september dan oktober honor yang seharusnya beliau terima belum beliau terima sampai bulan november ini.
Ini hanya sekelumit mengenai fenomena pengangkatan guru bantu yang ada di Indonesia.
Tidak sedikit terdapat kejadian yang menyakitkan hati para guru honorer yang sudah mengabdi sekian tahun. Ini dikarenakan adanya ‘kecurangan’ dalam pengangkatan guru menjadi PNS. Terlepas dari kasus yang sudah menjadi rahasia umum ini di hati para guru yang paling dalam tentunya bukan itu tujuan utama mengabdi, namun demi bekal masa depan anak didik kelak.
| Get Paid to Write! Write your opinion, earn money. Min $6 up to $60 http://www.smorty.com |






