Browse > Home / news / Wisatawan di China ngamuk

| Subcribe via RSS

Wisatawan di China ngamuk

December 5th, 2007 Posted in news

Makau, Ada-ada saja nih berita dari negara tetangg kita ini, beberapa rombongan wisatawan lokal di China diberitakan mengamuk di pusat kota Makau, mereka tidak puas terhadap pelayanan pemandu wisata yang mengajak mereka berkeliling wisata ke tempat-tempat perbelanjaan, ya tentu saja mereka kecewa dan mengamuk sebenarnya tujuan wisatawan itu ke Makau adalah untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah di kota tersebut, namun apa jadinya malah diajak pemandu untuk ke tempat-tempat belanja.

Iya bagus untuk sementara, karena para pedagang di Makau kebanjiran pengunjung namun kepuasan client si pemandu jdi tidak tercapai. Yang jadi pertanyaan apakah si pemandu ini join-an sama para pemilik toko apa nggk y? cz dia kykny keukeuh bgt ngjak wisatawan untuk ke mall2. Wah-wah hati2 tuh buat kamu yang berencana wisata ke China, jangan sampe kejadian dpt pemandu sejenis ini.

Kykny pemandu wisata itu bilangnya ke wisdomestik-nya “Nah saudara-saudara dari sini nih sejarah di jualnya barang-barang di kota anda !“, [-_-] ” Hah… ?!@”

from WorldNews



ADVERTISEMENT

Seseorang sedang mencoba mencetak sejarah, setelah Milton Glaser menciptakan logo I heart NY pada 1976, giliran pelaku kreatif dari Indonesia yang melakukannya.
Adalah Eko Punto Pambudi dia menciptakan icon seperti yang ada d samping ini, ikon yang dia ciptakan untuk Jakarta mengikuti jejak I heart NY cukup simpel dan mudah dipahami. Penggunaan "GW", bukan "Gue" atau "Saya" mencerminkan dinamika kota yang dinamis dan compact. Heart dibuat terbalik agar—bersama hurup "T"—membentuk ikon Jakarta, yaitu tugu Monas.

Seperti halnya logo I heart NY, icon ini bisa kita dapetin dalam bentuk kaos salah satunya, yang bisa dipesan pada situs resminya di sini.

Other topics