Browse > Home / news / Status Calon Wisudawan, bukan lagi peserta sidang (s_dance) !

| Subcribe via RSS

Status Calon Wisudawan, bukan lagi peserta sidang (s_dance) !

September 11th, 2008 Posted in news
Suasana Sidang

Suasana sidang (tapi bukan diriku)

Sidang? Benarkah seperti anggapan kebanyakan mahasiswa?

Hari kamis ini, 11 september 2008 bertepatan dengan peringatan pemboman WTC, pukul 13.00 WIB, seorang mahasiswa dengan nama Ihwanul Iman, Nomor Induk Mahasiswa 05210048, merasakan makna sidang dan suasana yang teramu di dalamnya.

Alhamdulillah… tiada hentinya terucap sampai saat ini atas nikmat yang diberikan oleh Allah, akhirnya setelah sekian lama menanti moment ini, sampailah saya berada di suatu ruangan dengan dosen2 penguji yang ‘sangat baik’ sekali mengomentari hasil karya saya…

dan terbukti Sidang tidak seperti yang dibayangkan kebanyakan Mahasiswa yang cenderung ‘tegang’ ketika menghadapi masa-masa penentuan akhir ini… sebelum pelaksanaan selain mengutamakan meminta do’a kedua orang tua dan adik2 tercinta, saya berusaha meraih dorongan dan do’a dari teman2 dekat, dan Alhamdulillah mereka memberika support yang luar biasa sehingga energi positif menjalar keseluruh tubuh… [-_-]

Selain mendapat do’a dari sejawat sayapun berikhtiar selalu, mempersiapkan materi sidang secara optimal dan yang tidak kalah pentingnya, membuat suasana hati sedamai mungkin, dengan ditemani alunan dendang2 favorite dari radio ini, sayapun menikmati ketenangan saat-saat menanti jam sidang.

* * *

Terbilang cukup rumit juga proses pengerjaan laporan Tugas Akhir ini, program sudah selesai bulan Mei 2008 (yang diambil dari salah satu hasil kerja di tempat saya bekerja), hum tapi laporannya ini yang bikin hati gundah gulana… atas kemalasan yang teramat malas untuk memulai mengetikan kata: BAB I PENDAHULUAN, dan kejenuhan dengan suasana kuliah… akhirnya… terbengkalai-lah sampe september ini, dan saya baru start bikin laporan TA ketika masuk bulan september, hiks… tapi tak apalah… toh biarpun membiarkan waktu pengerjaan TA pergi selama -+ 5 bulan, tapi tetap produktif mengisi waktu luang di tempat saya bekerja sekarang [-_- ]

“Mau pake madzhab mana ya untuk menyelesaikan analisis masalah dan sebagainya…” itu salah satu yang bikin bingung… haduh! dan ternyata memang betul BAB IV – lah yang berisi pembahasan masalah ini menjadi BAB dari segala BAB, terbukti, sewaktu sidang… di sana banyak dicari kesesuaian antar aplikasi dan analisis oleh para penguji tercinta :P… yg jadi fokus perhatian mereka.

* * *

togaDan sidang di hari ini… Suskes Alhamudulillah… sehingga statusku menjadi calon Wisudawan, tidak lagi peserta sidang [-_- ]

Berharap merasakan moment yang dirasakan oleh beliau.

Foto-foto ekslusif menyusul tampil d blog ini [-_- ]

+ http://destiutami.files.wordpress.com/2007/10/toga.jpg
+ http://i15.photobucket.com/albums/a361/katamea/sidang1.jpg



ADVERTISEMENT

Seseorang sedang mencoba mencetak sejarah, setelah Milton Glaser menciptakan logo I heart NY pada 1976, giliran pelaku kreatif dari Indonesia yang melakukannya.
Adalah Eko Punto Pambudi dia menciptakan icon seperti yang ada d samping ini, ikon yang dia ciptakan untuk Jakarta mengikuti jejak I heart NY cukup simpel dan mudah dipahami. Penggunaan "GW", bukan "Gue" atau "Saya" mencerminkan dinamika kota yang dinamis dan compact. Heart dibuat terbalik agar—bersama hurup "T"—membentuk ikon Jakarta, yaitu tugu Monas.

Seperti halnya logo I heart NY, icon ini bisa kita dapetin dalam bentuk kaos salah satunya, yang bisa dipesan pada situs resminya di sini.

Other topics