Oleh-oleh Iedul Fitri 1429H - Pantauan CCTV Kemacetan lalu lintas jalan Nagrek
Alhamdulillah Iedul Fitri sebentar lagi akan kita jelang, dengan segala rahmat dari-Nya kita masih diberi kenikmatan untuk dapat menyambut moment-moment kebahagiaan menyambut hari kemenangan tersebut.
Saya pun ingin mencicipi kebahagiaan berkumpul bersama keluarga besar (yang sudah dirasakan oleh beberapa teman),dan akhirnya inilah kesempatan saya, malam ini InsyaAllah kalau tidak ada halangan dijadwalkan akan melakukan perjalanan ke kampung halaman di Leuwipeusing - Singaparna - Tasikmalaya.
***
Sempet saya pantau juga perkembangan lalu lintas di wilayah nagrek (yg di posting di salah satu thread saya d Plurk) melalui CCTV yang di sebarluaskan oleh pemilik blog javacctv. Buat temen-temen yang mau mudik di wilayah pulau Jawa dan ingin memantau bagaimana situasi jalan yang akan dilalui, silakan mengunjungi blog tersebut.
FYI: Streaming ini delay beberapa menit, dan tersedia kurang lebih 21 link streaming jalan utama yang sering dilewati oleh pemudik.
Dalam kesempatan menyambut hari raya Iedul Fitri 1429H ini saya mengucapkan:
“Taqabalallahu minna wa minkum, shiamana wa shiamakum
Mohon maaf lahir bathin untuk kawan-kawan dan pengunjung setia ihwan.info“
ADVERTISEMENT
Seseorang sedang mencoba mencetak sejarah, setelah Milton Glaser menciptakan logo I heart NY pada 1976, giliran pelaku kreatif dari Indonesia yang melakukannya.
Adalah Eko Punto Pambudi dia menciptakan icon seperti yang ada d samping ini, ikon yang dia ciptakan untuk Jakarta mengikuti jejak I heart NY cukup simpel dan mudah dipahami. Penggunaan "GW", bukan "Gue" atau "Saya" mencerminkan dinamika kota yang dinamis dan compact. Heart dibuat terbalik agar—bersama hurup "T"—membentuk ikon Jakarta, yaitu tugu Monas.
Seperti halnya logo I heart NY, icon ini bisa kita dapetin dalam bentuk kaos salah satunya, yang bisa dipesan pada situs resminya di sini.







